sajak kelahiranmu (kembali)

sajak kelahiranmu (kembali)

wahai
weker
kau yang tak berdosa,
tetiba tercerai-berai,
oleh ulah tangan yang membara.

kini
dengan sabar 
kurajut kau satu persatu,
agar...
kau kembali mewujud.

di reretakan wajahmu
tersua sebuah kala
masa kelam hidupmu
ketika
kau tak mampu
menanda sang waktu
yang perlahan merangkak

biarlah perban yang kusemat
di sekujur rautmu
sebagai penanda
kau tak layak menjadi sasaran
amarah yang tak tertahan.

ojo.gampang.nesu.le.
elek.kuwi.
(seminggu seusai)

11 mei 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pananjakan 2019

MENULIS ITU SUSAH NAK, JANGAN COBA-COBA MENULIS (1)

du... du... pom... pom